Menara Masjid Berfungsi sebagai Tempat Azan dan 4 Fungsi Lainnya

Umumnya ada 5 gaya serta bentuk minaret. Gaya dan bentuk tersebut antara lain menara variasi, menara klasik, menara segiempat, menara silinder, serta menara spiral. Hal ini dipengaruhi oleh daerah, waktu, serta sejarah pembangunannya.

Indonesia memiliki berbagai karakteristik minaret berdasarkan pengaruh yang tengah dominan di zaman pembangunannya. Contohnya, menara yang dipengaruhi kebudayaan Portugis, menara bergaya mirip Bale Kulkul. Adapun menara yang dipengaruhi kebudayaan Belanda dan berbentuk menyerupai mercusuar.

3. Membantu Membedakan Masjid dengan Bangunan Sekitarnya

Menara Masjid Berfungsi sebagai Tempat

Menara masjid yang didesain dengan menjulang ke atas dapat membantu membedakan masjid dari struktur arsitektur di sekelilingnya. Hal tersebut membuat menara masjid menjadi titik fokus visual.

Selain itu, memberitahu orang muslim sekitarnya mengenai keberadaan masjid. Fungsi ini biasanya akan sangat membantu bagi para musafir yang sedang mencari masjid untuk melaksanakan sholat di tengah perjalanannya.

4. Berfungsi Sebagai Lokasi Wisata Religi

Menara Masjid Berfungsi sebagai Tempat

Menara masjid, khususnya menara masjid dengan sejarah berharga, dapat berfungsi menjadi lokasi wisata religi. Contohnya Masjid Menara Kudus yang merupakan peninggalan Sunan Kudus dalam menyebarkan ajaran Islam pada wilayah Jawa Tengah. Menara masjid tersebut menjadi tempat wisata religi karena sejarah dan keunikan bentuk menaranya.

Baca juga: bentuk atap masjid kuno

5. Double function sebagai Menara Pandang

Daftar Isi

error: Content is protected !!